Menteng, Jakarta - Indonesia

Jangan Anggap Remeh Varian Baru Covid-19

Oleh : Namira Ramadhani )* Ledakan kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kudus, Jawa Tengah, memunculkan kekhawatiran terhadap varian Delta virus dari India. Tentu saja varian baru dari Covid-19 harus benar-benar diwaspadai. Masyarakat juga diminta untuk tidak menganggap remeh varian tersebut dengan selalu displin Prokes 5 M. Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan dr Siti Nadia

Mewaspadai Varian Baru Covid-19 Masuk Indonesia

Oleh : Alfisyah Dianasari )* Masyarakat perlu mewaspadai varian Covid-19 baru yang masuk ke Indonesia. Kesadaran terhadap Prokes diharapkan terus meningkat karena varian baru tersebut diperkirakan lebih menular. Juru Bicara Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi menghimbau kepada masyarakat untuk mewaspadai tiga varian baru SARS-CoV-2 penyebab COVID-19 karena lebih cepat menular. Dalam kesempatan acara

Protokol Kesehatan Melindungi Warga dari Varian Baru Covid-19

Oleh : Made Raditya )* Pandemi makin mengkhawatirkan karena virus covid-19 bermutasi menjadi beberapa varian baru. Seperti virus covid B117 dan corona India. Keganasan virus yang bermutasi lebih berbahaya, dan kita wajib untuk lebih waspada. Protokol kesehatan harus benar-benar dijaga agar terlindungi dari segala macam virus covid. Rasanya semua orang sudah mulai lelah karena didera

Cegah Varian Baru Corona dengan Menunda Mudik

Diungkapkan oleh Juru Bicara Vaksinasi dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, dr. Siti Nadia Tarmizi, varian baru COVID-19 yang ditemukan di wilayah Indonesia itu antara lain B117 dari Inggris, B1351 dari Afrika Selatan, dan B1617 dari India. B1617 merupakan varian mutasi ganda yang menyebabkan India dilanda tsunami Corona. “Varian B117 diketahui memiliki tingkat penularan yang lebih

Mendukung Upaya Pemerintah Mencegah Penyebaran Varian Covid-19 India

Peningkatan kasus COVID-19 di India yang sangat tinggi menjadi sorotan dunia. Hingga Selasa, (27/4/2021), tercatat ada 147,5 juta kasus COVID-19 di dunia, dan 17,3 juta terjadi di India. Berdasarkan data Johns Hopkins University, India memang tak menempati posisi pertama kasus virus Corona tertinggi di dunia. Urutan pertama ditempati Amerika Serikat dengan 32,1 juta kasus. Namun,

Mendukung Kebijakan Pemerintah Melarang Warga India Masuk Indonesia Guna Mencegah Penyebaran Varian Baru Covid-19

Pemerintah Indonesia mulai 25 April 2021 melarang Warga Negara India atau warga negara asing yang sempat singgah di India, masuk wilayah Indonesia. Airlangga Hartarto selaku Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) mengatakan, larangan itu bentuk upaya pencegahan penyebaran Covid-19 serta masuknya varian baru Virus Corona pasca terjadinya lonjakan kasus di India. Dalam