Menteng, Jakarta - Indonesia

Mendukung Penguatan Pancasila Tangkal Radikalisme dan Terorisme

Oleh : Rahmat Gunawan *) Penguatan ideologi asli Indonesia, yakni Pancasila harus terus didukung oleh semua pihak lantaran akan mampu menangkal potensi adanya penyebaran paham radikal dan aksi dari kelompok teror. Dengan peningkatan dan kemajuan yang dialami oleh teknologi informasi digital, hal tersebut membuat media sosial menjadi jauh lebih rentan terhadap penyebaran intoleransi, radikalisme dan

Tidak Ada Tempat untuk Radikalisme dan Terorisme di Indonesia

Oleh : Rahmat Gunawan *) Penyebaran paham dan ideologi radikal masih menjadi ancaman yang serius bagi bangsa Indonesia. Apalagi kita akan merayakan hari ulang tahun Republik Indonesia yang ke-77. Semarak merayakan kemerdekaan pada tahun ini digelar cukup meriah di berbagai daerah, mulai dari pelosok hingga seluruh tanah air. Tidak heran, tema kemerdekaan tahun ini yakni,

Bersatu Tangkal Penyebaran Radikalisme dan Terorisme

Oleh : Rahmat Gunawan *) Radikalisme dan terorisme merupakan dua hal berbahaya yang dapat merusak bangsa Indonesia. Sama halnya dengan virus Corona, penyebaran paham radikal dan intoleransi sudah meluas dan masyarakat perlu waspada terhadap laju penyebaran radikalisme dan terorisme. Upaya dalam pencegahan penyebaran radikalisme dan terorisme harus melibatkan masyarakat. Hal tersebut disebabkan radikalisme dan terorisme

Radikalisme dan Terorisme Adalah Musuh Bersama

Oleh : Alif Fikri )* Radikalisme dan terorisme adalah musuh bersama, tak hanya bagi pemerintah tetapi bagi seluruh warga Indonesia. Jangan sampai radikalisme merusak sendi-sendi bangsa dan mengubah negeri ini menjadi hancur-lebur seperti Afghanistan dan Suriah.Masyarakat terkejut ketika beberapa waktu lalu ada pawai yang terang-terangan mempromosikan radikalisme dan khilafah. Setelah ditelusuri oleh aparat, ternyata ada

Penangkapan Tersangka Jaringan Terorisme NII Demi Wujudkan Ramadhan Aman

Oleh : Ghiffari Ramadhanu )* Densus 88 kembali menangkap sejumlah orang terkait jaringan Negara Islam Indonesia (NII). Masyarakat mengapresiasi penangkapan ini sebagai upaya mewujudkan Ramadhan aman dari aksi teror.Densus 88 Antiteror Polri terus mengupayakan situasi keamanan yang kondusif di bulan Ramadhan, terlebih dari aksi terorisme. Belakangan, Densus 88 berhasil melakukan penangkapan terhadap 5 tersangka dugaan

Mewaspadai Bahaya Laten Radikalisme dan Terorisme

Oleh : Muhammad Yasin )* Radikalisme dan terorisme merupakan ancaman besar bagi kedaulatan Indonesia di era digital. Masyarakat pun perlu mewaspadai penyebaran bahaya laten radikalisme dan terorisme yang dapat menciptakan perpecahan bangsa Indonesia. Radikalisme dan Terorisme merupakan hal yang merusak sendi-sendi persatuan Bangsa Indonesia. Paham Radikal telah terbukti menjadikan seseorang tidak setuju dengan Pancasila, sedangkan

Pemerintah Meningkatkan Profesionalisme Hadapi Terorisme dan Radikalisme

Oleh: Aulia Hawa )* Pemerintah terus meningkatkan profesionalisme dalam menghadapi terorisme dan radikalisme. Dengan adanya perbaikan tersebut, maka penyebaran dua paham tersebut diharapkan dapat ditekan secara maksimal. Ketika ada serangan dari teroris maka di sanalah tersorot bagaimana cara penanganannya. Masyarakat melihat bagaimana sigapnya aparat keamanan agar mengamankan lokasi, melindungi korban, dan menyelidiki siapa sebenarnya pelakunya.

Tindak Tegas Eks Elit Ormas Terlarang Terlibat Terorisme

Oleh : Zainudin Zidan )* Penemuan fakta bahwa eks elit Ormas terlarang Munarman terlibat dalam kasus pengeboman di Filipina membuat publik terkejut. Masyarakat pun mendukung tindakan tegas kepada Munarman agar jaringan terorisme dapat diungkap dan diberantas. Terorisme adalah kejahatan yang sangat kejam karena melakukan aksi teror sampai merenggut nyawa orang lain. Tak heran kelompok radikal

Terorisme Musuh Negara

Oleh : Raavi Ramadhan )* Terorisme adalah musuh negara karena ia bisa menggerogoti dari dalam. Oleh karena itu para teroris wajib ditangkap, agar tak lagi mengganggu kedamaian di Indonesia. Kita dikejutkan oleh pengeboman, penyerangan, dan penembakan, dan ternyata pelakunya adalah kelompok teroris. Mereka melakukan hal-hal negatif dan cenderung merusak, karena ingin melukai aparat. Mengapa selalu

Mendukung Penegakan Hukum Terhadap Kelompok Teror di Indonesia

Oleh : Muhamad Alwi )* Kelompok teror terindikasi terus bermanuver seiring adanya penemuan bom berdaya ledak tinggi di Gunung Ciremai oleh Polisi. Masyarakat pun mendukung upaya penegakan hukum terhadap kelompok teror untuk mencegah terjadinya korban jiwa yang lebih luas. Kelompok teror wajib dihukum karena mengacaukan perdamaian di negeri ini. Mereka bisa terjerat hukuman berat, karena