Menteng, Jakarta - Indonesia

Mewaspadai Manuver Separatis Papua Jelang Ultah OPM

Oleh : Moses Waker )* Masyarakat diminta untuk mewaspadai manuver gerombolan separatis Papua menjelang Hari Ulang Tahun Organisasi Papua Merdeka (HUT OPM) 1 Desember yang biasanya diwarnai oleh aksi kekerasan. TNI/Polri pun berkomitmen untuk terus melindungi masyarakat dan menjaga kedamaian di Papua. Papua adalah bagian dari Indonesia dan hal ini tidak terbantahkan lagi, karena sudah

Waspada Internasionalisasi Isu Papua oleh Kelompok Separatis dan Teroris

Berbagai masalah keamanan dan gangguan terhadap warga sipil yang terjadi di Papua belakangan ini diduga adalah lanjutan dari upaya adu domba atau propaganda dari sekelompok Separatis dan Teroris ( KST) yang ingin memisahkan Papua dari NKRI. Ketua DPD Pemuda Mandala Trikora Provinsi Papua Ali Kabiay mengatakan KST sering melakukan tindakan tak terpuji dengan cara melakukan

Menangkal Gerakan Separatis Dengan Peningkatan Pembangunan Kesejahteraan Papua

Oleh : Jeffrey L )* Pemerintah Republik Indonesia sangat serius terhadap kemajuan masyarakat Papua, banyak kebijakan percepatan pembangunan fisik maupun kesejahteraan di Tanah Papua. Namun dalam membangun Tanah Papua tersebut, pemerintah mendapat hambatan berupa aksi teror yang dilakukan oleh Kelompok Separatis dan Teroris (KST) Papua. Percepatan pembangunan kesejahteraan Papua melalui dukungan pemerintah pada produk ekonomi lokal juga

KKB dan Separatis Sumber Konflik Bagi Masyarakat Papua

Oleh : Abner Wanggai )* Kelompok separatis di Papua wajib dibasmi karena menjadi sumber konflik bagi masyarakat. Keberadaan mereka sangat meresahkan, karena sering membuat kekejaman yang di luar batas kemanusiaan, bahkan tak jarang membunuh warga sipil. Pemberantasan KKB menjadi agenda wajib, agar rakyat Papua bisa hidup damai. Permasalahan pelik di Papua terjadi karena teror dari

Deretan Kekejaman KKSB terhadap Warga Sipil di Papua

Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) di Papua masih terus melakukan kekejaman. Mulai dari penembakan, pembunuhan, penyanderaan, hingga pembakaran pesawat serta fasilitas publik. Perwira Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III Letnan Kolonel Laut KH Deni Wahidin mencatat, setidaknya terjadi 15 kali kekejaman KKSB terhadap masyarakat sipil atau nonmiliter hingga 15 April 2021. Berikut daftar kekejaman

Masyarakat Papua Menolak Separatis dan Mendukung Otsus

Oleh : Robert Krei )* Warga Papua 100% mendukung Otsus karena mereka merasa daerahnya makin maju pasca diberlakukannya program ini, sejak tahun 2001. Otsus dinilai berhasil membuat wajah Papua berubah jadi makin modern. Karena telah dibangun banyak infrastruktur dan fasilitas umum yang sudah dimanfatkan oleh rakyat Papua. Mereka juga menolak OPM dan tidak mau mendirikan

Polisi Tangkap Anggota KNPB Terkait Pasokan Senjata Ilegal Ke Wilayah Papua

GemaNusa РKepolisian Daerah Papua berhasil menangkap Naftali N Tipagau (NT) yang menjadi buronan kasus pembelian senjata ilegal dan amunisi yang selama ini memasok kelompok separatis di Papua. Hal itu diungkapkan oleh Kapolda Papua, Irjen Paulus Waterpauw kepada wartawan. Paulus Waterpauw mengatakan bahwa tersangka ditangkap di dekat Kampus Universitas Yapis Jayapura. “Dari hasil penyelidikan tim

Warga Papua Tegas Menolak Isu Referendum Yang Disuarakan Kelompok Separatis

GemaNusa – Desakan referendum yang disuarakan oleh Organisasi Papua Merdeka dan United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) terus mendapatkan penolakan dari sejumlah masyarakat. Selain sudah tidak relevan, isu yang dipergunakan oleh kelompok separatis Papua ini tidak merupakan keresahan warga lokal Papua. Mahasiswa hingga pelajar Papua se-Banten secara tegas menolak provokasi referendum Papua. Mereka menilai

Publik Harus Tingkatkan Kewaspadaan Terkait Provokasi Kelompok Separatis di Media Sosial

GemaNusa – Penggunaan media sosial oleh kelompok separatis semakin masif. Mereka mempergunakan media sosial untuk memprovokasi masyarakat dan menyebar hoaks untuk menyerang Pemerintah. Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto membenarkan hal tersebut. Dia mengungkapkan bahwa medsos kerap kali dijadikan medium untuk memisahkan diri dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Gerakan separatisme di Papua berpendapat jika media

Banyak Tokoh Papua Yang Menolak Aksi Kelompok Separatis di Bumi Cendrawasih

GemaNusa – Di wilayah Papua terdapat gerakan separatis seperti OPM dan lainnya yang terus berupaya memisahkan Papua dari bagian integral Indonesia. Mereka ini mengedepankan kekerasan dan berupaya agar Papua bisa merdeka dari Indonesia serta tidak mempunyai masa depan dan hanya akan menambah pembunuhan serta kematian yang merugikan Papua. Hal ini diutrakan oleh Rohaniawan Franz Magnis