Menteng, Jakarta - Indonesia

Masyarakat Mengapresiasi Tindakan Tegas Terhadap Separatis di Papua

Oleh : Moses Waker )* Keberhasilan TNI dalam menduduki markas KKB dipuji masyarakat. Mereka lega karena akhirnya kelompok separatis itu diberantas sampai ke wilayah persembunyiannya. Warga sipil Papua sudah jenuh dan lelah karena selama puluhan tahun diteror oleh KKB dan OPM, sehingga mereka berharap kelompok separatis benar-benar diusir dari Indonesia. Setelah dinyatakan sebagai kelompok teroris,

Penetapan Separatis Papua Sebagai Teroris Sudah Tepat

Marco Soares )* KKB sudah ditetapkan sebagai kelompok teroris oleh pemerintah. Keputusan ini dinilai sangat tepat, karena KKB sudah menyakiti masyarakat dan meneror dengan berbagai cara, sehingga bisa dikategorikan sebagai teroris. Dengan label baru, maka diharap pemberantasan KKB makin efektif dan semoga mereka cepat dihapus dari Bumi Cendrawasih. Kedamaian di Papua selalu dirusak oleh Kelompok

KSP Kelompok Teror Menebar Keresahan Warga Papua

Oleh : Rebecca Marian )* Salah satu sumber keresahan masyarakat Papua adalah adanya manuver dari Kelompok Separatis Papua (KSP) yang kerap menjadi biang kerok kerusuhan. KSP kembali menciptakan gangguan keamanan yang menyebabkan seluruh bangsa Indonesia murka. Pasalnya pada 27 April 2021, seorang anggota Polri atas nama Bharada Komang gugur ditembak. Sehari sebelumnya, KSP menembak Kepala

Separatis Papua Semakin Brutal Pantas Dibasmi

Oleh : Abner Wanggai )* Kelompok Separatis Papua (KSP) makin mengganas, karena melakukan serentetan tindak kejahatan yang sampai mengancam nyawa orang lain. Kekejian KKB membuatnya pantas untuk dibasmi, tujuannya agar masyarakat Papua bisa melangsungkan hidup dengan aman tanpa teror. Aparat bekerja keras untuk mencari sisa anggota KSP, agar mereka musnah dari Bumi Cendrawasih. KSP adalah

Mendukung TNI/Polri Memberantas KKB

Oleh : Rebecca Marian )* Kelompok Kriminal Bersenjata seringkali bertindak keji terhadap warga sipil dan menghambat pembangunan di Papua. Masyarakat pun mendukung penumpasan gerombolan tersebut agar tercipta keamanan di Papua. Tokoh papua seperti Beny Wenda sudah terang – terangan menyatakan bahwa Papua telah merdeka sampai memiliki Presiden sendiri dengan nama Yabol Sembut dan Kapolri Elias

Aksi Separatis Hambat Kemajuan Papua dan Papua Barat

Oleh : Alfons Jigibalom Pakar Resolusi Konflik Universitas Parahyangan, Bandung, I Nyoman Sudira dalam menanggapi dinamika yang terjadi di Papua menganggap bahwa kelompok separatis telah menghambat kemajuan bagi Provinsi Papua dan Papua Barat. kelompok separatis di Papua telah menjamah berbagai sektor di masyarakat. Hal ini dilihat dari cukup banyaknya kelompok-kelompok yang mendeklarasikan dirinya untuk mendukung

Mewaspadai Provokasi Separatisme Memanfaatkan Mahasiswa Papua

Oleh : Samson Nano Abdullah Belum lama ini, massa yang tidak begitu banyak dari kelompok Front Rakyat Indonesia untuk West Papua (FRI-WP, red), Aliansi Mahasiswa Papua (AMP, red) dan Asosiasi Mahasiswa Pegunungan Tengah SeIndonesia (AMPTPI, red) berunjuk rasa dengan menuntut beberapa hal antara lain berikan hak penentuan nasib sendiri sebagai solusi demokratis bagi bangsa West

Separatis Papua Tidak Mendapat Simpati Masyarakat

Oleh : Yusak Rumborias)* Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata di Papua menujukkan tindakan yang semakin keji, bagaimana tidak, mereka kembali menunjukkan kesombongannya dengan melakukan penembakan beberapa waktu lalu. Kelompok separatis Papua pun tidak mendapat simpati orang Papua asli karena aksi kejinya tidak dapat dibenarkan. Situasi di Papua juga semakin memanas pada akhir tahun karena adanya aksi

Masyarakat Menolak Separatis Papua

Oleh : Rebeca Marian )* Kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) membuat masyarakat marah karena mereka berani menembak warga sipil yang notabene penduduk asli Papua. Tingkah anggota KKSB makin brutal dan seenaknya sendiri, sehingga masyarapat Papua pun menolak keberadaan mereka. Papua dan Papua Barat adalah provinsi yang masih bergejolak karena diganggu oleh kelompok separatis. Tak hanya