Menteng, Jakarta - Indonesia

Literasi Perdamaian Efektif Tangkal Radikalisme

Oleh : Miftah Agus )* Literasi perdamaian efektif dalam menangkal penyebaran radikalisme. Masyarakat dan Pemuda memiliki peran sentral untuk melawan narasi anti Pancasila tersebut. Kelompok pemuda dan mahasiswa merupakan dua kelompok yang memiliki potensi disusupi oleh paham radikal dan terorisme. Sehingga literasi tentang perdamaian dan keberagaman harus terus digaungkan di kalangan pemuda dan mahasiswa. Pasca

Mendukung Pemberantasan Radikalisme dan Terorisme

Oleh : Zakaria )* Paham radikal amat berbahaya karena bisa merusak sistem negara. Sebagai warga negara yang baik, kita wajib mendukung program pemerintah untuk memberantas paham radikal dan menolak terorisme. Kita juga bisa berperan aktif di media sosial dengan mempromosikan gerakan anti radikalisme dan terorisme. Sejak awal tahun kita digempur oleh pemberitaan tentang terorisme dan

Radikalisme dan Terorisme Masih Menjadi Ancaman Bersama

Oleh : Muhammad Yasin )* Radikalisme dan Terorisme rupanya menjadi ancaman yang serius bagi bangsa Indonesia, paham tersebut dapat tersebar secara senyap menembus dinding logika manusia yang terpapar paham ekstrim. Belum lama ini, belasan orang terduga teroris juga telah diamankan di Papua, Karopenmas Div Humas Polri, Brigjen Rusdi Harton menyebutkan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan diketahui

Tes Wawasan Kebangsaan Cegah Radikalisme Pegawai KPK

Oleh : Muhammad Yasin )* Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) masih saja jadi bahan pembicaraan publik, padahal pegawai KPK sudah diangkat jadi ASN sejak 1 Juni 2021 lalu. Ujian ini tetap viral karena ada yang memprotesnya dan membawanya ke Komnas HAM. Padahal TWK adalah saringan untuk mencegah radikalisme pada seluruh pegawai KPK. KPK adalah lembaga yang

Test Wawasan Kebangsaan (TWK) Cegah Pegawai KPK Terpapar Radikalisme dan Intoleransi

Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyebut ada tiga aspek cakupan tes wawasan kebangsaan (TWK): Integritas, Netralitas, dan Anti radikalisme. Hal tersebut disampaikan Plt Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Hukum dan Kerjasama BKN, Paryono Sabtu (8/5/2021). Menurut Paryono, integritas dimaksudkan untuk mengukur konsistensi dalam berperilaku yang selaras dengan nilai, norma, dan etika organisasi dalam berbangsa dan bernegara. Sementara

Tes Wawasan Kebangsaan Cegah Radikalisme dan Intoleransi

Oleh : Ahmad Baiquni )* Pegawai KPK akan dijadikan pegawai negeri. Untuk mendapatkan posisi terhormat itu, mereka harus melakukan 1 seleksi penting bernama tes wawasan kebangsaan. Ujian ini wajib dilakukan oleh semua calon aparatur sipil negara. Tujuannya agar mereka diketahui apakah mereka cinta Indonesia dan tidak tersangkut kasus radikalisme.  Tes wawasan kebangsaan yang harus dilakukan oleh pegawai

Kasus Rizieq dan Munarman Murni Penegakan Hukum

Menkopolhukam Mahfud MD menegaskan, penetapan pentolan FPI Habib Rizieq Shihab sebagai tersangka adalah murni urusan pidana. Mahfud menolak anggapan penetapan Habib Rizieq sebagai tersangka itu dianggap sebagai tindakan kriminalisasi ulama. “Penangkapan dan serta penetapan Rizieq Shihab sebagai tersangka itu soal pidana. Tak ada kaitannya dengan kriminalisasi ulama,” kata Mahfud. Bahkan menurut Mahfud, narasi kriminalisasi ulama

Mendukung Sanksi Tegas Terhadap ASN Terpapar Radikalisme

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) dilaporkan menindak sekitar 30-40 Aparatur Sipil Negara (ASN) setiap bulan karena terbukti terpapar paham radikalisme. Kemenpan RB memberikan sanksi penurunan pangkat dan sejumlah sanksi lainnya terhadap para ASN tersebut. Terkait hal itu, Wakil Ketua DPR, Azis Syamsuddin mendorong Kemenpan RB untuk terus menindak tegas ASN yang

Mewaspadai Penyebaran Radikalisme di Kalangan Generasi Muda

Oleh : Mahesa Jenar )* Publik dikejutkan dengan fakta bahwa tersangka terorisme masih berusia muda. Generasi muda harus dicegah agar tidak terkontaminasi terorisme. Karena seharusnya mereka bekerja dan berkarya, bukannya meneror banyak orang. Dalam kurun waktu seminggu, ada 2 peristiwa yang mengejutkan. Pertama, pengeboman di sebuah rumah ibadah di Makassar. Sedangkan yang kedua, penembakan di

Mewaspadai Virus Radikal Papar Milenial

Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta Syaiful Bakhri mengatakan, generasi milenial harus diberi pengajaran tentang pendidikan karakter, wawasan kebangsaan, dan ideologi Pancasila agar tidak terjangkit virus intoleran dan radikalisme. “Karena itu, generasi milenial harus terus diberikan pendidikan karakter untuk membentengi diri dari serangan hal-hal negatif “. Syaiful mengingatkan, virus intoleran dan radikalisme bisa menyusup ke generasi milenial