Menteng, Jakarta - Indonesia

Mewaspadai Provokasi Antar Suku di Yahukimo Papua

Oleh : Saby Kosay )* Masyarakat diminta untuk mewaspadai provokasi konflik masyarakat yang dilakukan oleh Kelompok Separatis dan Teroris (KST) Papua. Masyarakat pun diminta untuk tetap tenang karena penegakan hukum terus berjalan untuk menjamin keamanan rakyat di Papua. Ada berbagai macam suku asli di Papua, mulai dari Suku Dani, Yali, Kimyal, dll. Penduduk di Bumi

Mewaspadai Provokasi KST Papua Terkait Isu HAM di Forum Dunia

Oleh : Alfred Jigibalom )* Kelompok Separatis dan Teroris (KST) Papua terindikasi terus memprovokasi warga dengan membawa isu Hak Asasi Manusia (HAM) di beberapa forum dunia. Kita wajib mewaspadai manuver tersebut karena kenyataannya gerombolan tersebut yang selalu melanggar HAM. Di Papua ada berbagai permasalahan yang masih cukup mengganjal, salah satunya adalah keberadaan organisasi Papua Merdeka

Mewaspadai Provokasi di Masa Pandemi Covid-19

Oleh : Muhammad Yasin )* Masyarakat diharapkan untuk mewaspadai provokasi di masa pandemi Covid-19, termasuk melalui fenomena mural yang tren belakangan ini. Pembuatan mural tersebut dinilai tidak solutif karena hanya membuang-buang biaya dan menciptakan pesimisme rakyat dalam melewati wabah virus Corona. Pandemi membuat kita memiliki beragam perasaan. Ada yang ikhlas menghadapinya,tetapi ada juga yang negative

Mewaspadai Provokasi Kelompok Radikal Dalam Politik

Oleh : Deka Prawira )* Kelompok teroris makin lihai dalam menyusup ke tengah masyarakat, bahkan mereka berani menceburkan diri dalam kancah politik. Masyarakat diminta untuk mewaspadai provokasi kelompok radikal tersebut dengan cerdas dalam memilih wakil rakyat. Radikalisme dan terorisme adalah paham yang baru masuk ke Indonesia setelah tahun 1998, karena sebelum itu mereka tidak berkutik

Stop Provokasi dan Hoaks, Saatnya Mendukung Kesuksesan PON XX Papua

Oleh : Dombe Lokbere (Mahasiswa Papua di Yogyakarta) PON XX Papua adalah kebanggaan dan harga diri bagi warga dan masyarakat Papua. Oleh karena itu, tidak pantas orang di luar Papua menyebarkan opini negatif dan pesimistis, seolah-olah orang Papua tidak akan mampu melaksanakan event nasional. Sangat mengherankan jika ada pihak yang mencoba menggagalkan PON XX Papua.

Jangan Termakan Provokasi Isu Pembatalan Haji

Oleh : Zakaria )* Topik tentang keagamaan selalu menjadi pemantik diskusi yang panas, tak jarang topik ini akan menghasilkan dialektika di dunia maya yang cenderung kebablasan ketika beropini. Sejumlah grup whatsApp dan berbagai aplikasi media sosial kini tentah sibuk membicarakan terkait keputusan pemerintah membatalkan pemberangkatan ibadah haji pada tahun ini. Masyarakat pun diimbau untuk tidak

Mewaspadai Provokasi Jabatan Presiden 3 Periode

Oleh : Aditya Akbar)* Isu Presiden Jokowi menginginkan jabatan tiga periode adalah tuduhan tanpa dasar dan hanya ingin menjerumuskan Presiden. Masyarakat diimbau untuk mewaspadai provokasi tersebut karena berulang kali Presiden Jokowi tegas menolak usulan tersebut. Kantor Staf Presiden mencurigai akan adanya pihak yang hendak menjerumuskan Presiden Joko Widodo melalui isu jabatan 3 periode. Pengamat Politik

Mewaspadai Provokasi Jabatan Presiden 3 Periode

Oleh : Andriani Zakaria )* Amien Rais kembali membuat kegaduhan dengan menyebut Presiden Jokowi akan menjabat tiga periode. Masyarakat diminta untuk mewaspadai hal tersebut karena Presiden secara tegas menolak jabatan tiga periode. Founder Partai Ummat Amien Rais sempat mengatakan akan ada skenario mengubah ketentuan dalam undang-undang dasar 1945 terkait dengan masa jabatan presiden dari dua

Dewan Adat Papua Mengimbau Masyarakat Tidak Terprovokasi Kasus Rasisme

Oleh : Rebeca Marian )* Kasus rasisme yang mengakibatkan Natalius Pigau merasa sudah mereda. Dewan adat Papua pun meminta agar masyarakat tidak tersulut emosi, agar tidak ada peperangan lagi di Bumi Cendrawasih. Politisi Ambroncius Nababan menghebohkan publik karena tega memajang foto Natalius Pigai yang diedit, sehingga berdampingan dengan gorila. Walau Ambroncius melakukannya karena mengaku kesal,

Mendukung Moderasi Islam, Menolak Provokasi Khilafah

Oleh: Jody Rinjani (Ketua Forum Pegiat Media Sosial Independen Regional Kabupaten Cirebon) Islam mengajarkan perdamaian dan antikekerasan. Sebagaimana Islam dalam arti harfiahnya berasal dari kata “salam” artinya damai, selamat, dan tunduk. Salam dan Islam sama-sama bertemu mengajak kepada ketentraman, keamanan, ketenangan, dan kedamaian. Masyarakat pun diajak untuk terus memoderasi Islam dan menolak provokasi khilafah. Jika