Menteng, Jakarta - Indonesia

Mengimbau Masyarakat Prokes Secara Ketat Guna Mencegah Penularan Covid-19

Jakarta — Satgas Penanganan Covid-19 mengimbau masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat dan konsisten. Tak hanya prokes saat berkegiatan di luar rumah, Satgas juga mengimbau masyarakat untuk menerapkan prokes di dalam rumah. “Pemerintah mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk dapat terus disiplin menjalankan prokes baik di luar rumah maupun di dalam rumah,” kata Jubir

Pembukaan Tempat Wisata Harus dengan Prokes Ketat

Oleh : Putu Prawira )* Tempat-tempat wisata akan dibuka lagi, tentu dengan syarat protokol kesehatan yang ketat. Prokes harus ditaati untuk menghindari terbentuknya klaster corona baru. Pandemi memang belum selesai tetapi perekonomian tetap harus berjalan, dan pengusaha pariwisata bahagia karena diperbolehkan lagi untuk membuka tempatnya. Pandemi memukul hampir semua sektor, terutama pariwisata. Banyak pengusaha turisme

Pelaksanaan PON XX Menerapkan Prokes Ketat

Oleh : Alfred Jigibalom )* Presiden Jokowi telah resmi membuka Pekan Olah Raga Nasional (PON) XX pada 2 Oktober 2021. Pelaksanaan PON XX juga dipastikan akan menerapkan Prokes ketat guna mencegah penularan Covid-19. Pekan Olahraga Nasional XX seharusnya diadakan di akhir tahun 2020 lalu, tetapi karena masih masa pandemi, diundur jadi tahun 2021. Sayangnya tahun

Pembelajaran Tatap Muka Perlu Terus Dilanjutkan Dengan Prokes Ketat

Oleh : Fadel Tambuaya )* Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Perlu untuk terus dilanjutkan dengan mengedepankan Protokol Kesehatan secara ketat. Hal ini disebabkan PTM menjadi salah satu solusi untuk mencegah learning Loss dan menekan angka siswa putus sekolah. Menurunnya angka terkonfirmasi covid-19 menjadikan beberapa wikayah di Indonesia untuk menggelar pembelajaran tatap muka (PTM). Persatuan Guru Republik

Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas Dengan Menerapkan Prokes Ketat

JAKARTA – Sejumlah sekolah yang berada di wilayah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 1-3 telah memberlakukan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas, termasuk di DKI Jakarta. Tentunya sekolah-sekolah tersebut wajib menerapkan prosedur protokol kesehatan sesuai arahan pemerintah. “Meskipun telah menjalani peraturan protokol kesehatan, kami sadar atas kemungkinan terjadinya penyebaran covid-19 di lingkungan Sekolah. Kita harus

Sekolah Tatap Muka Harus dengan Prokes Ketat

Oleh : Deka Prawira )* Pembukaan Sekolah Tatap Muka harus dilaksanakan dengan Prokes Ketat. Upaya itu dilaksanakan  agar tidak ada klaster Corona baru di sekolah. Tidak terasa hampir 2 tahun anak-anak belajar daring dan sudah banyak ibu yang mengeluh pusing dan lelah karena berperan ganda, jadi ibu rumah tangga sekaligus guru bagi anaknya. Namun mereka

Relaksasi PPKM Harus Dengan Prokes Ketat

Oleh : Savira Ayu )* PPKM diperpanjang lagi hingga 6 september 2021 tetapi positifnya, ada relaksasi alias pelonggaran aturan. Namun masyarakat harus tetap melakukan protokol kesehatan, karena kasus corona masih terjadi di Indonesia. Ada kabar baik ketika banyak wilayah di Indonesia yang turun level, dari PPKM level 4 jadi level 3. Di antaranya Surabaya raya,

Sekolah Tatap Muka Harus dengan Prokes Ketat

Oleh : Deka Prawira )* Pembukaan Sekolah Tatap Muka harus dilaksanakan dengan Prokes Ketat. Upaya itu dilaksanakan agar tidak ada klaster Corona baru di sekolah. Tidak terasa hampir 2 tahun anak-anak belajar daring dan sudah banyak ibu yang mengeluh pusing dan lelah karena berperan ganda, jadi ibu rumah tangga sekaligus guru bagi anaknya. Namun mereka

Pembukaan Sekolah Tatap Muka Harus Dengan Prokes Ketat

Oleh : Edi Haryadi )* Anak sekolah bisa kembali melakukan pembelajaran tatap muka dengan syarat harus dengan protokol kesehatan yang ketat. Para guru, murid, dan segenap pihak diharap tertib dalam menegakkan disiplin protokol kesehatan guna mencegah tren positif pengendalian pandemi Covid-19. Ketika pandemi mencengkram seluruh penduduk Indonesia, maka para murid harus melakukan pembelajaran online. Terhitung