Menteng, Jakarta - Indonesia

Parpol dan Ormas Wajib Bebas Radikalisme

Oleh : Aulia Hawa )* Radikalisme merupakan musuh bersama yang dapat menyasar setiap elemen, termasuk Partai Politik (Parpol) maupun Organisasi Masyarakat (Ormas). Masyarakat pun mendukung agar Partai Politik dan Ormas bebas dari radikalisme karena dapat memicu konflik di masyarakat.Partai politik (Parpol) menjamur sejak orde baru tumbang, dan sekarang masyarakat bisa memilih Parpol mana yang sesuai

Mewaspadai Penyebaran Paham Radikal ke Parpol

Oleh : Muhammad Zaki )* Penangkapan seorang ketua Parpol menghebohkan masyarakat karena ia ternyata terseret arus radikalisme. Masyarakat patut mewaspadai, jangan sampai masuk ke sebuah Parpol dan ternyata di dalamnya berisi orang-orang yang meyakini radikalisme. Radikalisme adalah paham yang sangat berbahaya karena bisa menggerogoti negara dari dalam. Kaum radikal selalu ngotot untuk membentuk negara khafilah

Pemerintah Tidak Dapat Mencampuri Urusan Internal Parpol

Oleh : Putu Prawira )* Sejauh ini pemerintah tidak ikut mencampuri urusan internal partai politik, termasuk polemik Kongres Luar Biasa (KLB) Demokrat. Hal ini disebabkan karena selama ini pemerintah menghormati independensi partai itu sendiri. Dalam kicauannya di Twitter, Menkopolhukam Mahfud MD melalui akunnya @mohmahfudmd mengatakan bahwa “sejak era Megawati, SBY sampai dengan Jokowi, pemerintah tidak

KAMI Dinilai Manfaatkan Pandemi Untuk Galang Dukungan

GemaNusa – Pandemi Covid-19 memang membuatkan situasi sosial dan ekonomi nasional mengkhawatirkan. Namun jika kondisi ini dimanfaatkan untuk kepentingan politik, tentu saja akan membuat rakyat geram. Politisi PDIP, Kapitra Ampera menyebut Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) merupakan gerakan politis yang memanfaatkan situasi pandemi. Kapitra menyayangkan aksi tersebut, sebab diawal kemunculannya KAMI menyebut sebagai gerakan moral,