Menteng, Jakarta - Indonesia

Ormas Berperan Sentral Dalam Penanggulangan Pandemi Covid-19

Oleh : Ahmad Rivai )* Organisasi Kemasyarakatan memiliki peran sentral dalam penanggulangan pandemi Covid-19, tidak terkecuali sebagaimana yang sudah dilaksanakan Nahdlatul Ulama dan Muhamadiyah. Hal tersebut merupakan implementasi undang-undang bahwa Ormas wajib berkontribusi bagi masyarakat. Pandemi Covid-19 telah menyebabkan dampak yang luar biasa kepada masyarakat Indonesia. Krisis Kesehatan telah terjadi di mana mana, Rumah Sakit

Mendukung Penyelidikan Ormas Terafiliasi Kelompok Teroris

Oleh : Zakaria )* Muncul dugaan bahwa FPI berkaitan erat dengan kelompok teroris. Ketika beberapa terduga teroris tertangkap, mereka mengaku menjadi anggota FPI. Meski petinggi FPI mengelak, tetapi ada bukti-bukti kuat yang membenarkannya. Eks pengurus FPI makin mati kutu dan tinggal menunggu waktu, kapan semua fakta akan terkuak dan membuktikan bahwa mereka terlibat jaringan terorisme.

Masyarakat Mendukung Penegakan Hukum Terhadap FPI

Oleh : Asjad Agustino )* Keputusan pembubaran FPI dianggap sudah tepat. Masyarakat pun mendukung upaya penegakan hukum tersebut karena FPI menjadi Ormas yang selalu meresahkan masyarakat dan tidak memiliki kontribusi positif bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. Pemerintah telah resmi membubarkan Front Pembela Islam (FPI). Pembubaran ini rupanya memantik dukungan dari Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat Kolektif

Larangan ASN Terafiliasi Dengan Ormas Radikal Sudah Tepat

Oleh : Savira Ayu )* Aparatur Sipil Negara merupakan ujung tombak dalam menjalankan roda pemerintahan, sehingga perlu untuk bebas dari paham anti Pancasila. Dengan demikian, larangan ASN untuk terlibat dalam Ormas terlarang sudah tepat karena dapat mengganggu jalannya program Pemerintah dan mengancam ideologi bangsa. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo melarang