KAMI

  • Tag : KAMI

Kesadaran Masyarakat Menolak Provokasi KAMI Bentukan Din Syamsuddin Cs

GemaNusa – Provokasi Gerakan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) mendapat penolakan dari masyarakat di sejumlah daerah. Publik menilai gerakan yang dideklarasikan Din Syamsuddin dan beberapa tokoh lain cenderung memecah belah bangsa. Satu diantara kelompok masyarakat yang menolak yakni Kesatuan Aksi Milenial Indonesia. Mereka menilai deklarasi KAMI hanya untuk memprovokasi masyarakat dan memecah belah bangsa untuk

Mewaspadai Gerakan Provokatif KAMI

Oleh : Zakaria )* Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) merupakan kelompok yang sulit melupakan kekalahan dalam Pilpres 2019. Masyarakat pun diimbau untuk mewaspadai gerakan provokatif KAMI yang selalu memicu gejolak publik. Gerakan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) rupanya sempat bertransformasi menjadi kelompok yang mengajak pada kerusuhan dengan menunggangi demo penolakan Omnibus Law Cipta Kerja. Hal

Masyarakat Menolak Provokasi KAMI

Oleh : Raavi Ramadhan )* Koalisi aksi menyelamatkan Indonesia menjadi organisasi paling sensasional di tahun 2020. Mereka terdiri dari kumpulan tokoh senior, namun sayang usianya tidak diimbangi dengan kebjaksanaan. Masyarakat pun menolak provokasi KAMI karena hanya menimbulkan gejolak publik di masa pandemi Covid-19. Cara untuk jadi populer bisa dilakukan dalam 2 jalur, negatif dan positf.

KAMI Bentukan Din Syamsuddin Cs, Minim Dukungan Masyarakat

GemaNusa – Berbagai elemen masyarakat terus menolak deklarasi dan berbagai provokasi yang digaungkan oleh Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI). Selain tidak etis, koalisi ini dinilai hanya akan mengkritik Pemerintah tanpa didasari oleh kajian maupun pendapat yang konstruktif. Sehingga tudingan bahwa kemunculan koalisi yang diinisiasi oleh Gatot Nurmantyo cs ini hanya bagian strategi politik mereka. Dan

Masyarakat Menolak Deklarasi KAMI

Oleh : Alfisyah Kumalasari )* Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) terindikasi masih aktif melakukan deklarasi meskipun di masa Pandemi Covid-19. Masyarakat pun dengan tegas menolak deklarasi tersebut karena rentan menciptakan kluster Covid-19 dan memicu keresahan publik. Deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) di Jambi dibubarkan oleh pihak kepolisian. Polisi mengatakan bahwa yang membubarkan acara tersebut

Manuver KAMI Menciptakan Gejolak Negeri

Oleh : Made Raditya )* Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) terus menciptakan gejolak negeri. Selain menunggangi aksi buruh, KAMI seringkali melakukan deklarasi tak berizin dan bermain peran sebagai korban (playing victim) untuk mencari simpati masyarakat. Penyidik Bareskrim Mabes Polri memutuskan untuk memunda pemeriksaan terhadap Ketua Komite Eksekutif Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Ahmad Yani ihwal

Sejumlah Pihak Tuding KAMI Merupakan Gerakan Politik Yang Terus Membohongi Rakyat

GemaNusa – Mantan politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean mengaku prihatin dengan gerakan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) yang kini justru menurutnya berupaya menciptakan kekacauan hanya demi politik. Ferdinand menegaskan, untuk bisa mencintai Indonesia bukan dengan menciptakan kerusuhan. “Prihatin melihat semua ini, KAMI yang katanya gerakan moral, gerakan meluruskan kiblat bangsa, justru merencanakan sesuatu yang buruk

Waspada KAMI Membohongi Rakyat

Oleh : Raavi Ramadhan )* Masyarakat sudah sangat lelah menghadapi KAMI karena tak henti-hentinya menebar sensasi. Karena mereka berkoar-koar ingin menyelamatkan Indonesia. Namun hanya bisa berkomentar negatif. Saat ada anggotanya yang ditangkap, mereka juga tidak terima dan playing victim. Padahal sudah jelas melakukan kesalahan besar. Sejak awal didirikan, 18 agustus 2020 lalu, KAMI sudah berjanji

Mewaspadai Pergerakan KAMI Selama Pandemi Covid-19

Oleh : Putu Prawira)* Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) merupakan kelompok yang sering memprovokasi masyarakat. Masyarakat pun diimbau untuk mewaspadai pergerakan kelompok tersebut, utamanya di masa pandemi Covid-19 yang mampu hambat penanganan wabah penyakit menular. Penyidik Bareskrim Mabes Polri memutuskan untuk memunda pemeriksaan terhadap Ketua Komite Eksekutif Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Ahmad Yani ihwal

Dinilai Bikin Resah, KAMI Ditolak Sejumlah Elemen Masyarakat

Sejumlah elemen masyarakat menolak kemunculan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI). Mereka menilai gerakan yang diinisiasi oleh Gatot Nurmantyo cs ini sarat akan kepentingan. Tidak hanya sebagai alat politik, koalisi ini juga dikhawatirkan menciptakan polarisasi dan perpecahan di masyarakat. Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Bondowoso, menolak organisasi masa Gerakan KAMI masuk di Bumi