Menteng, Jakarta - Indonesia

Generasi Muda Perlu Aktif Tangkal Radikalisme

Oleh : Dodik Prasetyo )* Anak muda perlu dimotivasi lagi untuk ikut aktif dalam menangkal radikalisme. Tujuannya agar tidak ada lagi ABG ingusan yang terjebak bujuk rayu dari kaum radikal. Jangan sampai terorisme merambah ke anak-anak muda dan merusak masa depan mereka serta menghancurkan Indonesia tercinta. Akhir-akhir ini radikalisme dan terorisme menjadi bahan pembicaraan. Penyebabnya

Mewaspadai Penyebaran Radikalisme di Kalangan Generasi Muda

Oleh : Mahesa Jenar )* Publik dikejutkan dengan fakta bahwa tersangka terorisme masih berusia muda. Generasi muda harus dicegah agar tidak terkontaminasi terorisme. Karena seharusnya mereka bekerja dan berkarya, bukannya meneror banyak orang. Dalam kurun waktu seminggu, ada 2 peristiwa yang mengejutkan. Pertama, pengeboman di sebuah rumah ibadah di Makassar. Sedangkan yang kedua, penembakan di

Peran Aktif Generasi Muda Menjaga Identitas Bangsa Indonesia dari Bahaya Radikalisme dan Intoleransi

Oleh: Johan Syahbudin (Ketua Forum Pegiat Media Sosial Independen Regional Kota Bandung) Diksi “radikalisme” sedang menjadi pembicaraan hangat akhir-akhir ini. Ada sebagian pihak melontarkan asumsi pentingnya penanggulangan radikalisme, menganggap hanya sebagai isu tematik yang sengaja dimainkan dan sebagian lainnya menganggap radikalisme adalah penyakit yang harus diobati. Terlepas dari asumsi berbagai pihak, yang jelas radikalisme pasti

Mewaspadai Radikalisme Racuni Generasi Muda

Oleh: Xeraphine Siwi* Bahaya radikalisme masih menjadi ancaman yang cukup serius di Indonesia, karena meracuni generasi muda, menjadi bibit munculnya terorisme hingga merusak negara dan menghancurkan semua yang diperjuangkan para pejuang kemerdekaan RI. Karena itu, penyebaran radikalisme atau paham radikal harus diwaspadai dan ditangkal demi keberlangsungan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang aman, damai, sejahtera,