Menteng, Jakarta - Indonesia

KI Pusat : Manfaatkan Saluran Informasi Publik Guna Meliterasi dan Melawan Disinformasi Demi Suksesnya Program Vaksinasi

Sejak pertengahan Januari 2021, pemerintah telah memulai program vaksinasi untuk menanggulangi wabah Corona Virus Disease-2019 (Covid-19) secara massal. Hal itu dilakukan sebagai upaya mencapai kekebalan komunitas (herd immunity) dengan sasaran 182 juta orang atau sekitar 70 persen dari jumlah penduduk Indonesia. Untuk menyukseskan pelaksanaan vaksin tersebut, Komisi Informasi (KI) Pusat senantiasa mengajak stakeholder baik itu

Mengoptimalkan Literasi Guna Tangkal Disinformasi dan Hoaks Seputar Vaksinasi

Oleh : Putu Prawira )* Hoaks dan infodemi seputar penanganan Covid-19 menjadi ancaman yang tidak dapat diremehkan karena dapat menghambat penanganan wabah tersebut. Masyarakat pun diminta untuk mewaspadai hoaks dan disinformasi dengan mengoptimalkan literasi publik. Di medsos seperti Facebook, rupanya sempat beredar kabar mengenai uji coba vaksin dari China, dimana dalam postingannya memuat narasi bahwa

MENGOPTIMALKAN RUANG KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK  MELALUI LITERASI GUNA TANGKAL DISINFORMASI DAN HOAKS SEPUTAR VAKSINASI”

Oleh : Halimatusya’diyyah (Warganet Gerakan Literasi Millenial Mensukseskan Vaksinasi) Seperti yang telah banyak beredar mengenai informasi seputar vaksinasi di Indonesia, bahwa program vaksinasi mulai dijalankan oleh pemerintah sebagai salah satu upaya untuk memutus rantai penyebaran wabah Covid-19 sehingga kasus positif di masyarakat dapat menurun dan masyarakat bisa hidup kembali normal. Saat ini Indonesia sudah mengamankan