ASN

  • Tag : ASN

Tes TWK Murni Seleksi, Tak Ada Kepentingan Tertentu

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Firli Bahuri merasa heran dengan tudingan bahwa Tes Wawasan Kebangsaan digelar untuk menyingkirkan sejumlah pegawai. Dia membantah ada motif tersebut dalam pelaksanaan TWK. “Saya agak heran kalau ada kalimat bahwa ada upaya menyingkirkan. Saya ingin katakan tidak ada upaya untuk menyingkirkan siapapun,” kata dia di kantornya, Jakarta. Firli mengatakan TWK diikuti

Tepat! Menghentikan Agenda Politik Pegawai KPK Tidak Lulus TWK

Oleh : Ade Kurniawan )* Pegawai KPK yang tidak lolos tes wawasan kebangsaan dan tidak berhasil mendapatkan kesempatan kedua, disinyalir memiliki agenda politik. Sehingga dianggap berbahaya bagi kesehatan internal KPK. Amat wajar jika mereka diminta untuk mengundurkan diri, karena kenyataannya memang tidak lolos TWK. Sedangkan syarat untuk jadi ASN harus lulus TWK. Sebanyak 51 pegawai

KPK Melantik 1.271 ASN di Hari Sakral Kelahiran Pancasila

Oleh: Achmad Faisal Sebanyak 1.271 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dilantik menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) tepat di hari lahir Pancasila, 1 Juni 2021. Sebuah pelantikan yang sakral karena bertepatan dengan hari lahir lambang negara Indonesia, Pancasila. Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron mengatakan alasan pelantikan 1 Juni 2021 yaitu sebagai simbol bahwa pegawai KPK seorang

Masyarakat Mendukung Pelantikan Pegawai KPK Menjadi ASN

Oleh : Faldiaz Anggayana )* Pada 1 Juni 2021 nanti, pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan diangkat menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN), tentu saja kita patut mengapresiasi kepada mereka yang telah lulus ujian tes wawasan kebangsaan. Hal tersebut tentu saja menunjukkan bahwa mereka telah terbukti memiliki kesetiaan pada Pancasila dan NKRI. Seluruh pegawai KPK akan

Pegawai KPK Lolos TWK Dilantik Menjadi ASN Pada 1 Juni 2021

Oleh: Muhammad Ramli )* Sebanyak 1.271 pegawai KPK akan dilantik menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) pada tanggal 1 Juni 2021. Mereka yang dilantik adalah pegawai yang lolos dalam Tes Wawasan Kebangsaan (TWK). Sementara yang tidak lolos sebanyak 75 orang, dengan rincian 51 tidak lagi bisa bergabung dengan KPK dan 24 akan mengikuti asesmen ulang untuk

Kasus ASN Fiktif Sudah Teratasi

Oleh : Lisa Pamungkas )* Kasus Aparatur Sipil Fiktif (ASN) merupakan kasus lama yang saat ini sudah teratasi. Upaya tersebut merupakan respons cepat Pemerintah dalam mengantipasi kerugian negara yang semakin dalam.  Akhir-akhir ini, Indonesia tengah heboh dengan adanya informasi terhadap 97 ribu Pegawai Negeri Sipil (PNS) fiktif. Hal tersebut rupanya telah diluruskan oleh Tjahjo Kumolo

Mendukung Pelantikan 1.271 Pegawai KPK Menjadi ASN

Oleh: Achmad Faisal Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK akan melantik 1.271 pegawainya menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) pada tanggal 1 Juni 2021 mendatang. Mereka yang akan segera ditingkatkan statusnya menjadi ASN, tidak perlu diragukan lagi sebagai abdi negara yang memiliki integritas, berkebangsaan dan tentu saja setia kepada Pancasila dan UUD 1945. Hal tersebut karena 1.271

Pemerintah Berantas 97.000 ASN Zombi

Kepala BKN, Bima Haria Wibisana, mengatakan bahwa ada sekitar 97.000 data pegawai sipil negeri (PNS) yang misterius sejak tahun 2002 hingga tahun 2014. Dirinya menyatakan 97.000 data PNS yang misterius itu mendapatkan gaji dan pensiun. “Ternyata hampir 100.000, tepatnya 97.000 data itu misterius. Dibayarkan gajinya, membayar iuran pensiun, tapi tidak ada orangnya,” ujar Bima Bima

Alih Status Pegawai KPK Menjadi ASN Tidak Merugikan Pihak Manapun

Terkait polemik 75 pegawai KPK yang tidak lulus tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dalam rangka alih status menjadi ASN, Presiden Jokowi pada Senin (17/5/2021) meminta Pimpinan KPK tidak merugikan pegawai yang tidak lulus tersebut. Presdien Jokowi sepakat dengan pertimbangan Mahkamah Konstitusi dalam putusan pengujian UU No 19/2019 tentang perubahan kedua atas UU KPK, yang menyatakan bahwa

Alih Status Pegawai KPK Tingkatkan Profesionalitas

Oleh : Aldia Putra )* Pengalihan status pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi berita heboh, karena takut akan upaya ‘melumpuhkan’ KPK. Padahal pemerintah sudah menjamin bahwa perubahan ini tidak akan menjadikan KPK berkurang kegalakannya, karena mereka masih boleh bekerja secara objektif. Justru saat semua pegawai jadi ASN, profesionalisme akan meningkat.