Menteng, Jakarta - Indonesia
Gubernur Papua Lukas Enembe

Hormati Proses Hukum, Tak Ada Pihak yang Halangi Penyidikan Lukas Enembe

gemanusa.id – Proses pemanggilan terhadap Gubernur Papua, Lukas Enembe yang belum juga terealisasi menimbulkan ragam spekulasi hingga provokasi dari pihak yang berusaha memanfaatkan situasi. Mangkirnya sang gubernur dengan beberapa alasan yang disampaikan melalui kuasa hukumnya juga menjadi perhatian sejumlah tokoh Papua dari berbagai kalangan, baik tokoh agama hingga pemuda. Sementara itu, buntut dari penetapan Lukas

Gubernur Papua Lukas Enembe

Sebut Termuat Kepentingan Politik, Kuasa Hukum Lukas Enembe Sengaja Ulur Proses Penyidikan

gemanusa.id – Penetapan Lukas Enembe sebagai tersangka kasus korupsi dan gratifikasi oleh KPK berbuntut panjang. Tak hanya dari para pendukung yang sempat turun ke jalan untuk berunjuk rasa membela sang gubernur. Sejumlah spekulasi hingga opini dari tokoh-tokoh senior Papua bermunculan turut membahas perihal kasus yang disebut-sebut fantastis tersebut. Tokoh gereja yang beberapa kali turut serta

Kuasa Hukum Lukas Enembe Stefanus Roy Rening

Mengurai Benang Kusut Isu Politisasi dan Kriminalisasi dalam Kasus Lukas Enembe

gemanusa.id – Seakan belum menerima keputusan KPK yang telah menetapkan Gubernur Papua, Lukas Enembe sebagai tersangka. Pihak sang gubernur melalui kuasa hukumnya terus berupaya mencari celah dan faktor sebab musabab yang mungkin bisa menjadi pertimbangan berkaitan dengan kasus tersebut. Sayangnya, pencarian celah masalah merembet pada tuduhan adanya isu politisasi dan kriminalisasi. Melalui pernyataannya, Kuasa Hukum

Lukas Enembe dan Ricky Ham Pagawak

Mengutuk Sikap Oportunis Partai Demokrat Singkirkan Lukas Enembe untuk Bersihkan Nama

gemanusa.id – Habis manis sepah dibuang, mungkin itulah peribahasa yang kini sedang disandang oleh Gubernur Papua, Lukas Enembe setelah KPK menetapkan dirinya sebagai tersangka dalam kasus korupsi dan gratifikasi. Posisinya sebagai kader Partai Demokrat yang harusnya mendapat dukungan dan perlindungan namun justru semakin redup dan menghilang. Simbiosis mutualisme antara tokoh, partai, dan lumbung suara yang

Gubernur Papua Lukas Enembe

Sepertiga Dana Otsus Papua Diduga Menjadi Modal Judi oleh Lukas Enembe di Kasino Singapura

gemanusa.id – Ihwal kasus korupsi yang menimpa Gubernur Papua, Lukas Enembe hingga saat ini masih menjadi sorotan publik yang perkembangannya terus dinanti untuk diikuti. Respon yang beragam, baik yang tidak percaya, memilih diam saja, maupun yang sudah mengendus dari lama menjadikan momentum penetapan sang gubernur sebagai tersangka menarik untuk terus dibicarakan. Munculnya pengakuan terbaru dari

Kuasa Hukum Lukas Enembe Aloysius Renwarin

Lukas Enembe dan Tim Kuasa Hukumnya Agar Bersikap Kooperatif Tak Lagi Banyak Alasan

gemanusa.id – Meski telah melalui dua kali pemanggilan oleh KPK pasca penetapan sebagai tersangka kasus korupsi. Hingga saat ini Gubernur Papua, Lukas Enembe (LE) belum bersedia untuk diperiksa atau datang ke KPK dengan alasan sakit. Adanya aksi unjuk rasa oleh masyarakat Papua disebut oleh tim kuasa hukum LE, Aloysius Renwarin sebagai bentuk penghormatan kultural atas

Massa Aksi Pendukung Lukas Enembe Gunakan Truk

Penyebutan Kriminalisasi Tak Sejalan dengan Temuan PPATK Terkait Penyimpangan Aliran Dana Lukas Enembe

gemanusa.id – Hampir dua pekan terakhir penyebutan kata ‘kriminalisasi’ selalu dihembuskan oleh beberapa pihak khususnya berkaitan dengan Gubernur Papua, Lukas Enembe yang telah ditetapkan oleh KPK sebagai tersangka kasus korupsi. Proses penetapan yang dianggap terlalu cepat oleh para pendukung dan simpatisannya kemudian ‘dilawan’ dengan memunculkan isu kriminalisasi agar mendapat dukungan opini terutama di masyarakat Papua.

Gubernur Papua Lukas Enembe

Aksi Dukung Lukas Enembe Berikan Edukasi Politik yang Salah Kepada Masyarakat

gemanusa.id – Entah bagian dari fanatisme atau pengkondisian sedemikian rupa dari ‘bawahan’ dan simpatisan Lukas Enembe sehingga terpikir untuk menghalangi proses penyidikan KPK terkait penetapan sang Gubernur sebagai tersangka kasus korupsi dan gratifikasi melalui aksi unjuk rasa atau demonstrasi di kota Jayapura. Sebuah seruan terpublikasi di media sosial datang dari kelompok yang mengatasnamakan Koalisi Rakyat

Gubernur Papua Lukas Enembe

Mendukung Tersangka Korupsi dengan Label Kriminalisasi Adalah Manuver Bodoh

gemanusa.id – Sungguh tidak kreatif dan jauh dari kata cerdas dalam mengelola suatu masalah dalam hubungannya dengan penggiringan opini publik. Sebuah Isu ‘Kriminalisasi’ masih menjadi ‘lagu lama’ bagi para pendukung Gubernur Papua Lukas Enembe yang secara resmi telah ditetapkan oleh KPK sebagai tersangka dugaan kasus suap dan gratifikasi dalam upayanya untuk mengais dukungan publik. Meski

RKUHP Wujudkan Paradigma Hukum Modern

Oleh : Andi Kurniawan )* Pemerintah terus melakukan penyempurnaan Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP). Keberadaan RKUHP tersebut juga diharapkan dapat mewujudkan paradigma hukum modern dan menggantikan KUHP eksisting yang merupakan produk hukum warisan kolonial. Segala sesuatu pasti akan berubah, terutama di jalan sekarang ketika dunia menjadi serba digital sehingga membuat informasi menjadi sangat mudah