Menteng, Jakarta - Indonesia

Pemerintahan Presiden Jokowi Sangat Serius Menangani Permasalahan Korupsi

Jakarta – Presiden Joko Widodo disebut selalu mengingatkan kepada seluruh menteri Kabinet Indonesia Maju untuk tidak melakukan korupsi karena dampak serius yang terjadi akibat korupsi hanya menyengsarakan rakyat.

Hal itu juga disampaikan oleh Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko. Menurut Moeldoko, komitmen Presiden tidak pernah berubah sampai sekarang. Presiden selalu mengingatkan jajarannya untuk tidak terlibat korupsi.

“Oh iya komitmen presiden enggak pernah berhenti. Komitmen presiden selalu mengingat. Selalu mengingatkan kepada jajaran. Yang diingatkan satu jangan sampai terlibat korupsi,” kata Moeldoko, beberapa waktu lalu.

Moeldoko juga menambahkan bahwa salah satu bentuk komitmen tersebut adalah presiden tidak pernah memihak atau membela jika jajarannya ada yang terlibat korupsi.

“Kalau pun terjadi bisa dilihat apakah presiden pernah memihak? Apakah Presiden pernah melakukan pembelaan? Itu juga salah satu itikad baik presiden dalam konteks korupsi ini komitmennya,” katanya.

Moeldoko juga menyinggung berbagai hal yang dilakukan pemerintah dalam pemberantasan korupsi. Mulai dari pemberlakuan sistem pelayanan perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik atau online single submission (OSS) hingga pendampingan KPK, Kejaksaan dan Kepolisian dalam implementasi kebijakan.

“Indikator-indikator yang saya sampaikan tadi adalah sebuah komitmen kuat yang dimiliki presiden atas upaya pencegahan dan penindakan korupsi,” katanya.