Menteng, Jakarta - Indonesia

Pemerintah Berupaya Mempercepat Vaksinasi Covid-19 Demi Segera Terwujudnya Kekebalan Komunal

Jakarta – Vaksinasi terus digenjot untuk mewujudkan tercapainya herd immunity sekaligus menanggulangi pandemi covid-19. Karena itu berbagai upaya terus dilakukan untuk mengoptimalkan cakupan vaksinasi agar semua masyarakat terlindungi dari COVID-19.
Dr. dr. Rini Sekartini SpA(K), Guru Besar Ilmu Kesehatan Anak, FKUI, menyebutkan saat ini cakupan imunisasi, terutama di Jakarta sudah di atas 80 persen.
Pada kelompok dewasa bahkan sudah di atas 100 persen, dengan rincian vaksin pertama di atas 90 persen, dan vaksin kedua sudah di atas 80 persen.
Sementara itu vaksinasi anak di negara lain sudah sejak usia 3 tahun, menggunakan vaksin Sinovac. Di Indonesia belum dibolehkan untuk anak di bawah 12 tahun.
Dalam rangka mempercepat capaian vaksinasi nasional, Pemerintah melakukan berbagai upaya salah satunya vaksinasi door to door.
Vaksinasi door to door dinilai efektif untuk percepatan vaksinasi di Kabupaten Probolinggo. Apalagi untuk mengejar target 50 persen.

Namun, vaksinasi door to door, rupanya tidak efektif bagi sasaran lanjut usia (lansia). Capaian vaksinasi untuk lansia masih cukup rendah. Sebab, ada lansia yang ternyata dinyatakan belum layak untuk divaksin atas kondisinya.

Dari sasaran 112.618 orang, hanya sekitar 19,37 persen atau 21.810 orang lansia yang sudah disuntik vaksin dosis pertama. Padahal, target untuk bisa naik level 2 PPKM, vaksinasi lansia minimal mencapai 40 persen dari target sasaran lansia.
Dewi Vironica selaku Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo mengatakan, pihaknya terus berupaya kejar target vaksinasi dengan door to door ke rumah warga, untuk percepatan vaksinasi. Sejauh ini, vaksinasi door to door, sudah cukup efektif untuk kejar target. Karena, dari target 50 persen, capaian vaksinasi sudah 47,6 persen. Atau sisa 2,4 persen untuk capai target.
”Vaksinasi door to door, terus dilakukan untuk percepatan vaksinasi di Kabupaten Probolinggo. Hasilnya pun cukup efektif, dan saat ini capaiannya sudah mendekat 50 persen, sisa 2,4 persen,” katanya.