Menteng, Jakarta - Indonesia

Penunjukkan Luhut B. Panjaitan Dalam Berbagai Tugas Relevan Dengan Jabatannya

Jakarta – Luhut Binsar Pandjaitan resmi ditunjuk Presiden Joko Widodo atau Jokowi sebagai Ketua Tim Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia. Jabatan baru ini menambah posisi bagi Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi tersebut di pemerintahan menjadi lima.

Saat ditanya apakah Luhut keteteran dengan banyaknya jabatan, Jodi Mahardi, juru bicara Luhut, menyebut Luhut hanya bagian dari tim saja. Menurut dia, tugas di tim ini dikerjakan ramai-ramai lintas kementerian, UMKM, perusahaan, hingga kelompok masyarakat.

“Bukan kerjaan Pak Luhut sendirian, Pak Luhut kebetulan ditunjuk untuk mengkoordinasikan saja,” kata Jodi saat dihubungi, Senin, 20 September 2021. Penunjukan Luhut ini ditetapkan oleh Jokowi lewat Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 15 Tahun 2021.

Sebelumnya, Luhut juga sudah dipercaya Jokowi untuk duduk di berbagai posisi. Mulai dari Wakil Ketua Tim Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) dan Koordinator PPKM Jawa-Bali. Di luar itu, Luhut juga masih menjabat sebagai Ketua Dewan Pengarah Tim Penyelamatan Danau Prioritas Nasional.

Adapun di tim ini, Luhut punya beberapa tugas utama. Mulai dari peningkatan jumlah usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) atau industri kecil dan menengah, termasuk pelaku ekonomi kreatif yang masuk dalam ekosistem digital, peningkatan jumlah penjualan atau transaksi pembelian produk lokal.

Jodi mengatakan program gerakan bangga buatan Indonesia sebenarnya sudah berjalan cukup lama untuk mendukung UMKM. Gerakan nasional ini, kata Jodi, sudah diluncurkan secara resmi oleh Jokowi pada 14 Mei 2020.
Selain itu di Kemenko Maritim dan Investasi ada Deputi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Menurut Jodi, salah satu tugas deputi ini memang untuk mengkoordinasikan pengembangan ekonomi kreatif Indonesia.

Jodi tidak merinci alasan Jokowi menunjuk Luhut. Ia hanya menyebut bahwa sejak awal memang Luhut yang dipercaya presiden untuk memimpin koordinasi di gerakan ini. “Sejak pertama kali program diluncurkan,” kata dia. (*)