Menteng, Jakarta - Indonesia

TNI/Porli Mewaspadai Dukungan Asing terhadap Isu Papua Merdeka

TNI menyebut tantangan perang yang dilontarkan oleh Kelompok Separatis dan Teroris Papua (KST Papua) sekadar upaya menarik perhatian masyarakat.

Tantangan itu keluar dari mulut Juru Bicara KST Papua Sebby Sambom. Ia mengajak TNI berperang di markas KST Papua, bukan di permukiman warga.

Kapendam XVIII Kasuari, Kolonel Hendra Pesireron, Hendra memastikan aparat TNI/Polri siap untuk menumpas seluruh anggota KST Papua yang ada di Tanah Papua.

“Saat ini TNI/Polri masih memprioritaskan usut penyerangan Pos Koramil Kisor, Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat,” kata Hendra.

Upaya tersebut, selain untuk menjamin stabilitas keamanan di Papua, juga dapat mencegah pihak asing dalam mempengaruhi motivasi KST Papua untuk lepas dari NKRI.

Sebagian besar KST Papua bermarkas di Papua, tetapi beberapa orang berlindung di pedalaman dan di perbatasan Papua Nugini. Namun, tidak ada komando tunggal dalam organisasi bersenjata ini.

Hal ini menjadi kewaspadaan TNI Polri bahwa agenda separatisme Papua juga mendapat dukungan dari pihak asing.