Menteng, Jakarta - Indonesia

Penonton PON XX Papua Harus Sudah Divaksin

Oleh : Rebeca Marian )*

Pemerintah memberikan sinyal bahwa pelaksanaan Pekan Olah Raga Nasional (PON) XX dapat ditonton secara langsung. Namun demikian, penonton yang dapat menyaksikan pertandingan tersebut harus sudah divaksin guna menghindari munculnya cluster baru.

Presiden RI Ir Joko Widodo memberikan izin agar perhelatan PON XX di Papua dapat digelar dengan adanya kehadiran penonton. Keputusan tersebut disampaikan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno.

Sandiaga mengatakan pemerintah masih menggodok aturan kapasitas penonton. Dirinya menegaskan penonton yang hadir akan diundang oleh pemerintah. Selain itu, Sandiaga menyinggung upaya pemerintah mendongkrak ekonomi kreatif dalam pergelaran olahraga tingkat nasional tersebut. Panitia berencana menyediakan noken, tas tradisional masyarakat Papua, sebagai merchandise PON XX.

            Sandiaga berharap pergelaran tersebut dapat meningkatkan ekonomi warga Papua, baik lewat penjualan merchandise atau lainnya. Sebelumnya, Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Marciano Norman, menegaskan tidak ada penundaan PON tahun ini. Ihwal persoalan keamanan, Marciano menegaskan Polda Papua beserta Kodam XVII/Cenderawasih memastikan agar multievent olahraga nasional itu dapat berjalan dengan aman dan nyaman. Personel keamanan disiapkan di empat titik wilayah penyelenggara PON yakni Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mimika dan Kabupaten Merauke.

            Sementara itu, Pemerintah pusat telah menargetkan vaksinasi di empat wilayah penyelenggara Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua 2021 selesai sebelum ajang multievent empat tahunan tersebut resmi dimulai pada 2 Oktober mendatang.  Pernyataan tersebut disampaikan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali saat meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 menjelang PON XX bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Jayapura.

            Dalam kesempatan siaran pers, Zainudin menuturkan, dirinya bersama Panglima TNI dan Kapolri datang ke Papua melihat vaksinasi untuk masyarakat, dan sebagaimana arahan dari Bapak Presiden Joko Widodo, sebelum penyelenggaraan PON XX Papua, diupayakan seluruh masyarakat harus sudah mendapatkan vaksinasi. Sehingga bagi yang ingin melihat PON XX Papua, tidak ada pilihan lain selain mengikuti vaksinasi.

            Sementara itu, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan bahwa kedatangannya bersama Menpora dan Kapolri ke Papua merupakan upaya dalam menyukseskan program vaksinasi. Hadi merasa optimis, cakupan vaksinasi Covid-19 dapat terlaksana sesuai target mencapai 70% sebelum pergelaran PON berlangsung pada 2-15 Oktober nanti.

            Menurut Hadi, cakupan vaksinasi di Jayapura untuk dosis pertama saat ini sudah mendekati 47 persen, sedangkan dosis kedua di atas 20 persen. Ia menuturkan, saat ini juga dalam upaya percepatan vaksinasi sehingga target akhir September kita semua sudah mendapatkan vaksinasi, baik dosis satu atau dosis kedua.

            Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Provinsi Papua per 27 Agustus 2021, cakupan vaksinasi di Kota Jayapura untuk dosis pertama mencapai 47,9 persen dan dosis kedua 30,1 persen. Di Kabupaten Jayapura, cakupan vaksinasi dosis pertama 44,7 persen dan 28 persen untuk dosis kedua. Di Mimika, cakupan vaksinasi dosis pertama mencapai 44,8 persen dan dosis kedua 30,2 persen. Di Merauke, dosis pertama 50,1 persen, dosis kedua 32,2 persen.

            Sementara itu, target vaksinasi Covid-19 di Kota Jayapura adalah 231.863 orang, Kabupaten Jayapura 87.226 orang. Kabupaten Mimika 172.185 orang dan Kabupaten Merauke sebanyak 124.856 orang. Jenderal Listyo Sigit Prabowo selaku Kapolri, mengaku senang karena proses vaksinasi yang berjalan dengan lancar, apalagi antusias masyarakat yang mengikuti vaksinasi juga dinilai semakin hari semakin baik.

            Listyo juga menyampaikan, agar masyarakat mengajak serta keluarganya untuk ikut vaksinasi. Karena bermanfaat dan dapat meningkatkan imunitas terhadao Covid-19. Apalagi sebentar lagi Papua akan melaksanakan PON XX. Dengan adanya vaksin, tentu kita bisa mencegah infeksi virus karena tubuh sudah memiliki imunitas.

            Keberadaan penonton tentu saja akan menjadikan ajang multievent PON menjadi semakin semarak, para atlet juga akan semakin bersemangat untuk memberikan performa terbaiknya untuk mendapatkan medali.

            Keberadaan PON juga menjadi kebanggaan tersendiri bagi Papua, dimana event tersebut menjadi bukti bahwa Papua dapat menyelenggarakan event akbar yang bergengsi. Apalagi didukung dengan pembangunan fasilitas olahraga berstandar internasional.

            Vaksinasi di Papua harus terus diupayakan, sehingga herd immunity dapat dicapai sebelum pelaksanaan PON XX Papua dapat diselenggarakan, dan pastinya event tersebut dapat dihadiri oleh suporter yang mendukung atlet yang terlibat.

)* Penulis adalah mahasiswa Papua tinggal di Yogyakarta