Menteng, Jakarta - Indonesia

Disiplin Prokes 5M dan Vaksinasi Covid-19 Percepat Kembalinya Aktivitas Normal Masyarakat

Ahli epidemiologi lapangan dari Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), dr. Yudhi Wibowo mengingatkan masyarakat harus tetap mewaspadai risiko penularan COVID-19 dan terus disiplin menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes 5M).

“Masyarakat perlu terus disiplin terapkan prokes, tetap waspada, jangan lengah, risiko penularan COVID-19 masih ada,” kata Yudhi di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Selasa, (31/8/2021).

Terlebih lagi, pemerintah telah memutuskan memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) hingga 6 September 2021.

“‘Meskipun ada tren penurunan kasus aktif dan angka kematian. Namun sebaiknya masyarakat harus tetap hati-hati atau waspada, tidak boleh euforia,” katanya.

Selain itu, masyarakat juga perlu mengikuti anjuran pemerintah untuk segera mendapatkan vaksinasi COVID-19 dan tetap disiplin menerapkan prokes.

“Kendati demikian, masyarakat harus tetap perkuat prokes meskipun program vaksinasi sudah berjalan, jangan sampai kendur,” kata Yudhi.

Yudhi menegaskan seseorang yang sudah mendapat vaksin belum sepenuhnya kebal dari risiko terinfeksi COVID-19.

“Vaksinasi memang memiliki manfaat untuk membentuk kekebalan serta mencegah terjadinya perburukan gejala berat bila terinfeksi, namun demikian, bukan berarti kebal sehingga masih mungkin tertular atau terinfeksi. Selain itu, jika tertular maka masih berpotensi menularkan ke orang lain,” katanya.

Yudhi menambahkan target kekebalan kelompok atau “herd immunity” baru akan tercapai jika jumlah penduduk yang mendapatkan vaksinasi sudah mencapai 70 persen.

“Sebelum mencapai herd immunity maka masyarakat harus tetap disiplin Prokes 5M yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas,” katanya.

Dengan disiplin yang tinggi menerapkan Prokes 5M, maka upaya mencegah penyebaran COVID-19 akan berjalan efektif dan optimal.

“Dengan demikian perlu upaya bersama untuk tetap disiplin dan saling mengingatkan satu sama lain agar tetap memperkuat protokol kesehatan,” katanya.