Menteng, Jakarta - Indonesia

Penegakan Hukum dan Penindakan Terhadap OPM Papua Urgent!!

Pengamat terorisme dan keamanan nasional dari Lesperssi, Jim Peterson, dalam diskusi webinar yang diadakan oleh IMASOSDEM UI mengatakan bahwa fungsi penegakkan hukum dan penindakan yang dilakukan oleh TNI-POLRI sangat urgent ditanah Papua. Berbagai aksi kekerasan yang menimbulkan korban jiwa terhadap masyarakat sipil telah melanggar HAM dan menimbulkan ketakutan pada masyarakat.
“Fungsi penegakkan hukum dan penindakan yang dilakukan oleh TNI-POLRI sangat urgent ditanah Papua. Berbagai aksi kekerasan yang menimbulkan korban jiwa terhadap masyarakat sipil telah melanggar HAM dan menimbulkan ketakutan pada masyarakat.”, ujar Jim Peterson.
Lebih lanjut, Jim mengatakan bahwa mendukung TNI/Polri menindak tegas dan menumpas berbagai aksi teror yang dilakukan oleh kelompok separatis teroris (KST) Papua dalam upaya mewujudkan rasa aman di Papua, sehingga pembangunan dan peningkatan SDM dapat berjalan lancar demi kesejahteraan rakyat Papua. Selama ini aksi teror KST telah menghambat pembangunan dan kemajuan di Papua.
Seperti diketahui sebelumnya, Kapolres Puncak, Kompol I Nyoman Punia telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait sejumlah bangunan di Bandara Aminggaru, Ilaga, yang dibakar teroris OPM, pada Kamis 3 Juni 2021.

I Nyoman kemudian berkoordinasi dengan pihak TNI untuk mengevakuasi para korban. Dengan menumpang 1 truk, gabungan dari Satgas Pamtas Mobile Yonif 715/MTL dan Satgas Apter Persiapan Koramil Mayuberi yang dipimpin Letda Ckm dr. Lonal M (Dokter Yonif R 715/MTL) berangkat dari Pos Satgas Apter Persiapan Koramil Mayuberi, Kampung Kago, menuju Kampung Nipuralome.

Setibanya di lokasi, Satgas mengevakuasi para korban ke Puskesmas Ilaga. Dari Puskesmas itu dapat dipastikan identitas korban. Salah satunya, Patianus Kogoya. Keluarga korban kemudian membawa jenazah ke Kampung Nipuralome dengan ambulan Puskesmas dan dikawal pihak Polri.