Menteng, Jakarta - Indonesia

Apresiasi Kesiapan TNI-Polri Dalam PON XX Papua

Di tengah isu keamanan yang berkecamuk di Papua dalam beberapa hari terakhir, Panitia Besar PON XX Papua berusaha untuk menenangkan publik terkait pelaksanaan PON XX. Bahkan, mereka berani menjamin bahwa Papua sangat aman untuk menyelenggarakan ajang empat tahunan yang telah tertunda setahun karena pandemi Covid-19 tersebut.

Pihak panitia berusaha menenangkan publik di tengah isu keamanan antara TNI-Polri dan kelompok Separatis dan Teroris (KST) Papua dalam beberapa hari terakhir. Bahkan, mereka berani menjamin bahwa Papua sangat aman untuk menyelenggarakan ajang empat tahunan yang telah tertunda setahun karena pandemi Covid-19 tersebut.

Menyikapi fenomena tersebut, peneliti Ketahanan Nasional dan perbatasan dari lembaga Think Tank MPPI, Muhammad Irandito, mengatakan bahwa event PON XX Papua memiliki makna semiotik yang cukup tinggi. Ini merupakan pertaruhan nama baik Indonesia dimata internasional dalam menciptakan keamanan dan kesejahteraan ditanah Papua.

“Bahwa event PON XX Papua memiliki makna semiotik yang cukup tinggi. Ini merupakan pertaruhan nama baik Indonesia dimata internasional dalam menciptakan keamanan dan kesejahteraan ditanah Papua”, ujar Irandito.

Lebih lanjut, Irandito mengatakan bahwa dirinya mengapresiasi kesiapan TNI-Polri dalam menyukseskan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) ke XX di Papua pada 2-15 Oktober 2021 nanti.

Seperti diketahui sebelumnya bahwa Sabhara Baharkam Polri akan menggeser 600 personel ke Polres Timika guna mengamankan PON XX di Papua. Kakor Sabhara Baharkam Polri, Irjen Pol Nanang Avianto, Mengimbau dan mengajak masyarakat Indonesia, khususnya warga Papua untuk menyukseskan PON XX, karena keberhasilan PON akan turut mendorong percepatan berbagai pembangunan di Papua.