Menteng, Jakarta - Indonesia

Pembangunan Lokasi PON XX Sudah Optimal

Oleh : Alexander Talenggen )*

PON XX Papua tinggal beberapa bulan lagi dan pembangunan lokasi di arena PON sudah optimal serta dipastikan siap 100%. Para atlet dan offisial diharapkan tidak khawatir karena semuanya sudah tersedia, sampai ke akomodasinya.

PON XX yang akan dimulai tanggal 2 Oktober 2021 menjadi pagelaran akbar yang sangat penting, karena baru pertama kali diselenggarakan di Papua. Tak heran masyarakat di Bumi Cendrawasih jadi antusias menyambutnya, dan merupakan sebuah kehormatan bagi mereka menjadi tuan rumah PON. Persiapan PON XX sudah 100%, terutama di arena pertandingan.

Alexander Kapisa, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Papua, menyatakan bahwa sebagian besar lokasi pertandingan PON XX siap 100%. Dalam artian, semua venue siap menyambut kedatangan para atlet dan pelatih dari provinsi se-Indonesia. Mulai dari Istora Papua Bangkit, Arena Aquatic, Venue Hockey Indoor, Volley Indoor, sampai Arena Cricket, semua sudah bersih dan siap digunakan oleh para atlet.

Banyaknya venue yang dipersiapkan untuk PON XX Papua sangat wajar karena dalam lomba olahraga ini ada 37 cabang olahraga yang dipertandingkan. Sehingga untuk arena pertandingannya sudah dipastikan siap dan komplit dengan peralatan olahraganya. Panitia PON XX tentu ingin agar acara ini berlangsung lancar, sehingga persiapannya terus dimonitor setiap hari.

Venue yang ada di PON sangat membanggakan, tak hanya bagi masyarakat lokal Papua, tetapi juga seluruh WNI. Penyebabnya karena pada venue tersebut sudah berstandar internasional, jadi bisa digunakan lagi jika ada acara level dunia di Papua. Bahkan stadion Istora Papua Bangkit adalah yang termegah se-Indonesia Timur, sehingga kelak bisa digunakan untuk pertandingan Persipura Jayapura atau Perseman Manokwari.

Untuk merawat venue tersebut maka panitia PON XX melibatkan para pemuda Papua, karena mereka memiliki kapabilitas dan potensi yang tinggi. Selain itu, mereka adalah generasi yang akan mewarisi venue yang sudah dibangun. Hal ini diungkapkan oleh Wakil Menteri PUPR. John Wempi Wetipo. Ia juga menyerahkan venue-venue tersebut kepada pemerintah daerah Papua untuk kelak dirawat dengan baik.

Keterlibatan para pemuda Papua memang sangat tepat, karena mereka juga merasa ikut memiliki venue tersebut. Sebagai putra daerah, mereka tentu mencintai daerahnya dan ikut merawat apa yang ada di Papua, termasuk venue PON XX. Oleh sebab itu, meski nanti acara ini sudah berakhir, stadion, arena aquatic, dan venue lain akan tetap terawat dengan baik dan tidak ada kerusakan besar di dalamnya.

Nantinya venue tersebut bisa digunakan untuk berolahraga, sehingga masyarakat di Bumi Cendrawasih akan lebih bugar fisiknya. Selain itu, stadion juga bisa digunakan untuk acara selain olahraga, misalnya konser musik atau acara lain. Sehingga akan menambah pendapatan asli daerah (PAD) dan menguntungkan pemerintah daerah Papua.

Selain melibatkan pemuda untuk merawat venue, masyarakat di sekitar arena PON juga dilibatkan agar acara ini berjalan lancar. Walau mereka bukan panitia resmi tetapi bisa menjadi penyambut yang lihai saat ada atlet dari provinsi lain yang datang. Mereka juga sudah ikut divaksin, agar aman dari corona dan tidak membentuk klaster baru saat PON XX digelar oktober nanti.

Pembangunan arena-arena olahraga di Papua untuk PON XX sudah sangat maksimal dan siap menyambut atlet yang akan berlaga. Mereka bisa bertanding dengan fair play dan merasakan atmosfer Papua, dan makin bersemangat karena membela provinsinya masing-masing. Semoga PON berjalan dengan lancar dan menjadi kebanggaan, tak hanya bagi masyarakat Papua tetapi juga seluruh WNI.

)* Penulis adalah mahasiswa Papua tinggal di Bandung