KKB Merupakan Pelaku Pembakaran Pesawat Mission Aviation Fellowship (MAF) Di Intan Jaya

KKB Merupakan Pelaku Pembakaran Pesawat Mission Aviation Fellowship (MAF) Di Intan Jaya

GemaNusa – Kelompok Krimimal Bersenjata (KKB) Papua terus melakukan berbagai manuver guna mengganggu keamanan di bumi Cendrawasih. Terakhir mereka melakukan aksi brutal dengan membakar pesawat sipil yang mengangkut warga beserta bahan logistik.

Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw, mengatakan kelompok separatis itu membakar pesawat perintis milik Mission Aviation Fellowship (MAF) dengan registrasi PK-MAX oleh KKB di Bandara Kampung Pagamba, Distrik Mbiandoga, Kabupaten Intan Jaya, Papua. Waterpauw tegas mengutuk keras kejadian pembakaran pesawat milik misionaris yang kerap melayani warga Papua itu.

“Saya mengutuk keras peristiwa pembakaran pesawat milik misionaris. Sudah berpuluh-puluh tahun misionaris melayani orang Papua, dari desa ke desa, masih saja ada manusia model seperti itu. Itu sudah bukan manusia lagi. Kami sudah identifikasi mereka. Kami akan buru itu orang sampai ke mana pun,” kata Irjen Paulus.

Lanjut Waterpauw, dia mengatakan pihaknya akan terus memburu dan mendalami para pelaku pembakaran pesawat MAF di Intan Jaya, Papua. Sebab peristiwa ini dapat dikatakan sebagai kejadian yang luar biasa.

Keterangan polisi tersebut juga didukung oleh Kepala Penerangan Kogabwilhan III, Kolonel Czi IGN Suriastawa. Bahkan sebelum pesawat hangus terbakar, KKB ini sempat menahan pesawat yang hendak lepas landas dari Bandara Kampung Pagamba menuju Kabupaten Nabire. Pesawat itu dia sebut memang sempat tertunda keberangkatannya akibat kendala cuaca.

“Mau berangkat masuk kelompok oknum-oknum yang menunggangi membuat risau, menambah jumlah penumpang, dibikin gaduh,” kata dia.

Menurut Suriastawa, kondisi tersebut diciptakan KKSB untuk memberi rasa takut terhadap masyarakat. Itu merupakan tindak lanjut dari pernyataan yang pernah dikeluarkan KKSB jauh sebelum ini dengan mengancam penerbangan sipil yang ada di Papua. Disamping itu, dirinya meminta masyarakat untuk tidak terprovokasi oleh berbagai aksi dan pernyataan yang disuarakan oleh kelompok separatis Papua.

“Diimbau agar masyarakat jangan mudah terprovokasi oleh kebringasan KKSB, tetap tenang dan bantu pemerintah untuk membangun Papua dan Papua Barat agar bisa maju dan sejahtera,” kata dia.