Ormas Intoleran dan Meresahkan Pantas Dibubarkan

Ormas Intoleran dan Meresahkan Pantas Dibubarkan

Oleh : Raavi Ramdhan )* Munculnya organisasi massa yang meresahkan seperti FPI, membuat masyarakat resah. Pasalnya mereka selalu membuat onar dan menentang banyak kebijakan pemerintah. Bahkan juga mencaplok tanah milik negara seenaknya sendiri. Daripada mengacau lagi, lebih baik ormas nakal itu dibubarkan saja. Indonesia adalah negara yang multi budaya dan multi agama. Namun sayangnya, sejak

Pemerintah Optimal Menangani Covid-19 Selama 2020

Oleh : Muhammad Zaki )* Pandemi Covid-19 telah menuntut pemerintah bekerja cepat dalam situasi darurat. Aneke beleid juga diterbitkan sebagai payung hukum. Anggaran dihitung ulang untuk menyesuaikan kondisi pandemi. Ibarat kendaraan melaju kencang dalam situasi darurat, gas dan rem tentu harus berjalan secara proporsional. Keselamatan dan kesehatan menjadi prioritas utama, berbarengan dengan pemulihan ekonomi. Selama

UU Cipta Kerja Berdampak Positif Bagi Pasar Modal

Oleh : Deka Prawira )* Investor dibuat optimistis setelah Undang-undang (UU) Cipta Kerja mampu memberi sentimen positif ke pasar. Hal tersebut terlihat dari kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang menuai tren penguatan atau bullish sejak awal November 2020, setelah UU Cipta Kerja disahkan. Pengamat pasar modal Moh Fendi Susiyanto dalam sebuah kesempatan Webinar UU

Penegakan Hukum di Papua Semakin Membaik

Oleh : Rebecca Marian )* Bumi Cendrawasih adalah wilayah Indonesia yang menjadi salah satu dari kesayangan Presiden Jokowi. Untuk membangun Papua, maka segala upaya dilakukan, termasuk menegakkan hukum dan HAM. Karena di sana memang agak rawan, ketika ada konflik antara aparat dengan kaum separatis. Pembangunan di Papua akhir-akhir ini berlangsung dengan sangat pesat. Didirikannya berbagai

Sambut Perayaan Tahun Baru, Sejumlah Pihak Siap Jaga Kondusivitas Keamanan di Wilayah Papua

GemaNusa – Jelang perayaan momen pergantian tahun di wilayah Papua, aparat keamanan setempat memperketat pengawasan situasi dan keamanan. Sejumlah pasukan ditugaskan untuk menjaga kondusivitas wilayah. Kepala Penerangan Kodam XVII Cenderawasih, Letkol Arm Reza Nur Patria, mengatakan pasukan TNI akan melaksanakan giat patroli baik yang bersifat rutin ataupun insidentil guna menjaga stabilitas keamanan wilayah Papua jelang

Pemerintah Serius Mengantisipasi Varian Baru Covid-19

Oleh : Zakaria )* Penemuan corona jenis baru di Inggris, membuat kita makin waspada, agar tak ada korban yang tertular. Pemerintah berusaha keras mengantisipasi agar virus covid-19 varian baru ini tidak masuk ke Indonesia, dengan melarang kedatangan warga negara Inggris. Selain itu, masyarakat harus lebih disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. Pandemi yang dimulai bulan maret

Lahan FPI Bermasalah, Harus Dikembalikan ke Negara

Oleh : Made Raditya )* FPI kembali berbuat onar karena ketahuan mencaplok lahan milik negara. Mereka mengklaim bahwa tanah itu sudah dibeli, namun tidak ada sertifikat sebagai bukti. Publik makin tidak bersimpati pada ormas itu, karena bertindak seenaknya sendiri dan merugikan negara. Setelah sang panglima dicokok, FPI kembali jadi headline. Kali ini mereka terciduk dengan

Wujudkan Keamanan Papua Jelang Tahun Baru

Oleh : Timotius Gobay )* Keamanan menjadi masalah krusial di Wilayah Papua, terutama jelang Tahun Baru karena biasanya dalam momen tersebut banyak masyarakat beraktifitas untuk memenuhi segala kebutuhannya. Masyarakat pun diimbau untuk ikut menjaga keamanan di Papua, sehingga momentum tersebut dapat berlangsung aman tanpa menimbulkan gangguan Kamtibmas maupun penambahan kasus baru Covid-19. Demi menjaga keamanan

Pemerintah Mempercepat Penerapan Aturan Turunan UU Cipta Kerja

Oleh : Deka Prawira )* UU Cipta Kerja akan makin lengkap dengan aturan turunannya, yang terdiri dari 44 peraturan pemerintah dan peraturan presiden. Pemerintah akan mempercepat penerapan aturan ini, agar masyarakat lekas mendapat manfaatnya. Sehingga mereka akan memiliki kehidupan dan perekonomian yang lebih baik. UU Cipta Kerja sudah diresmikan sejak oktober 2020 lalu, namun penyusunan

Aksi Kelompok Separatis Terbukti Menjadi Hambatan Pembangunan Di Papua

GemaNusa – Sejumlah pihak menilai aksi penyerangan dan kekerasan yang dilancarkan oleh kelompok separatis bertujuan untuk mengganggu upaya pembangunan di wilayah Papua. Tidak hanya menghambat proses pembangunan, juga membuat warga semakin khawatir dan takut menjadi korban aksi kekerasan itu. Bahkan kabar terakhir, kelompok separatis ini tidak sungkan menyerang anak dibawah umur. Wakil Menteri Pekerjaan Umum