Menteng, Jakarta - Indonesia

Omnibus Law Cipta Kerja Dorong Kemajuan Ekonomi Indonesia

Oleh : Alfisyah Kumalasari )* Pembahasan Omnibus Law Cipta Kerja telah ditunda seiring dengan masukan dari para aktivis buruh. Penundaan ini tentu saja memberikan waktu lebih longgar agar para pemangku kepentingan dapat lebih memahami substansi dari rancangan undang-undang tersebut. Dengan adanya kesempatan yang lebih banyak maka diharapkan Omnibus Law Cipta Kerja banyak mendapat dukungan mengingat

Mengapresiasi Pemerintah Menangani Covid-19

Oleh : Raavi Ramadhan )* Pemerintah di bawah instruksi Presiden Joko Widodo telah melakukan banyak upaya untuk menangani pandemi Covid-19. Berbagai upaya tersebut diantaranya pembentukan gugus tugas penanganan Covid-19, menambah Faskes, meningkatkan alokasi anggaran untuk kesehatan, hingga memberikan bantuan sosial. Masyarakat pun mengapresiasi kebijakan tersebut karena banyak memberikan manfaat. Pemerintah telah mengeluarkan berbagai kebijakan dalam

Radikalisme Menjadi Ancaman NKRI

Oleh : Didi Anggoro )* Radikalisme diyakini masih menjadi ancaman bersama bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. Penyebaran paham radikal  juga disinyalir semakin masif dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi. Masyarakat dan Pemerintah diimbau untuk mewaspadai penyebaran ideologi terlarang tersebut. Kata radikal seakan menjadi sebuah kata yang menakutkan, kata tersebut seakan menggambarkan aksi yang jauh dari kesan perdamaian

Kartu Prakerja Solusi Dampak Pandemi Covid-19

Oleh : Raavi Ramadhan )* Kartu pra kerja adalah terobosan pemerintah untuk mengatasi pengangguran. Dengan memiliki kartu ini, maka masyarakat akan mendapatkan pelatihan dan meningkatkan keterampilan, yang bisa dijadikan modal berwirausaha. Kartu pra kerja sangat disambut dengan antusias oleh masyarakat terutama di saat Pandemi Covid-19. Kartu pra kerja adalah program yang dijanjikan oleh Presiden Joko

Omnibus Law Cipta Kerja Memiliki Banyak Dampak Positif

Oleh : Zakaria )* Omnibus Law Cipta Kerja merupakan salah satu upaya Pemerintah dalam menyederhanakan obesitas regulasi.  Selain berupaya mempermudah investasi, Omnibus Law diyakni mememiliki banyak dampak positif diantaranya menyerap tenaga kerja. Saat ini Indonesia sudah memasuki era industri 4.0 dimana pada era tersebut dibutuhkan kecepatan dalam setiap proses yang ada, bahkan untuk membayar saja,

Stok Pangan Aman Selama Pandemi Covid-19 dan Ramadhan

Oleh : Edi Jatmiko )* Sembako seperti beras, gula, dan lain-lain adalah kebutuhan pokok masyarakat dan mereka membeli untuk stok selama Ramadhan. Walau ada pandemi Covid-19, namun pemerintah menjamin bahwa persediaannya sangat mencukupi. Masyarakat tidak perlu takut kehabisan pangan. Ramadhan tahun 2020 ini berbeda karena dilakukan di tengah pandemi Covid-19. Ada himbauan untuk stay at

Mewaspadai Penyebaran Radikalisme di Bulan Ramadhan

Oleh : Zakaria )* Penyebaran radikalisme masih menjadi ancaman nyata bangsa Indonesia. Bahkan, momentum Ramadhan seperti saat ini sering dimanfaatkan kelompok radikal dan pelaku terror untuk beraksi di masyarakat. TNI/Polri dan masyarakat harus mampu meningkatkan sinergitas dan tidak boleh lengah dalam mewaspadai radikalisme di bulan Ramadhan. Ramadhan 1441 H berbeda dari tahun-tahun sebelumnya akibat adanya

Beribadah di Rumah Cegah Penularan Covid-19

Oleh : Edi Jatmiko )* Umat Muslim menyambut Ramadhan 1441 H dengan suasana yang berbeda akibat pandemi Covid-19. Tidak seperti suasana Ramdhan di tahun-tahun sebelumnya, Umat Muslim saat ini harus dapat beribadah di rumah masing-masing sebagai upaya adaptasi terhadap situasi pandemi Covid-19. Anjuran tersebut tidak hanya dikeluarkan oleh Majelis Ulama Senior Arab Saudi namun juga

Omnibus Law Ciptaker Harapan Perbaiki Ekonomi Pasca Pandemi Covid-19

Oleh : Yusak Ceasar )* Perekonomian Indonesia secara nasional tengah diuji saat pandemi covid-19. Hal ini terbukti dengan banyaknya tenaga kerja yang dirumahkan, sehingga daya beli masyarakat menurun. Di tengah krisis akibat Covid-19, Rancangan Undang-Undang Omnibus Law Cipta diyakini mampu membuka peluang investasi lebih baik dalam rangka menuju Indonesia bangkit Kondisi ekonomi yang tidak menentu

Kebijakan Larangan Mudik Sudah Tepat Cegah Penyebaran Covid-19

Oleh : Andri Saputro )* Pulang kampung memang sudah menjadi rutinitas saat lebaran. Namun, mengingat adanya pandemi covid-19, kini mudik dilarang. Hal ini dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran wabah. Pandemi covid-19 telah ada sejak Maret, tapi kebijakan larangan mudik baru diperketat baru-baru ini, apakah tepat? Tentu saja, karna semua butuh persiapan dan kesiapan yang